hotelcrop

Dasar dari pembentukan standar Usaha Hotel adalah PERATURAN MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM.53/HM.001/MPEK/2013 TENTANG STANDAR USAHA HOTEL.
  1. Usaha Hotel adalah usaha penyediaan akomodasi berupa kamar-kamar di dalam suatu bangunan, yang dapat dilengkapi dengan jasa pelayanan makan dan minum, kegiatan hiburan dan/atau fasilitas lainnya secara harian dengan tujuan memperoleh keuntungan.
  2. Standar Usaha Hotel adalah rumusan kualifikasi usaha hotel dan atau penggolongan kelas usaha hotel yang mencakup aspek produk, pelayanan dan pengelolaan usaha hotel.
  3. Sertifikat Usaha Hotel adalah bukti tertulis yang diberikan oleh lembaga sertifikasi usaha pariwisata kepada pengusaha hotel yang telah memenuhi standar usaha hotel.
  4. Sertifikasi Usaha Hotel adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha hotel untuk mendukung peningkatan mutu produk, pelayanan dan pengelolaan usaha hotel melalui penilaian kesesuaian standar usaha hotel.

Tujuan Standar Usaha Hotel :

  1. Menjamin kualitas produk, pelayanan dan pengelolaan dalam rangka memenuhi kebutuhan dan kepuasan tamu.
  2. Memberikan perlindungan kepada tamu, pengusaha hotel, tenaga kerja, dan masyarakat, baik untuk keselamatan, kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan kemudahan dan pelestarian lingkungan hidup.

Ruang Lingkup Peraturan Menteri ini mencakup:

  1. Usaha hotel.
  2. Aspek produk, pelayanan dan pengelolaan.
  3. Penilaian standar usaha hotel.
  4. Pembinaan dan pengawasan.
  5. Sanksi administratif.

Sanksi Administratif :

  1. Setiap Pengusaha Hotel yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dikenakan teguran tertulis kesatu.
  2. Apabila dalam jangka waktu 40 (empat puluh) hari kerja setelah diberikan teguran tertulis kesatu, Pengusaha Hotel tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pengusaha Hotel dikenakan teguran tertulis kedua.
  3. Apabila dalam jangka waktu 40 (empat puluh) hari kerja setelah diberikan teguran tertulis kedua, Pengusaha Hotel tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), pengusaha dikenakan teguran tertulis ketiga.
  4. Apabila dalam jangka waktu 40 (empat puluh) hari kerja setelah diberikan teguran tertulis ketiga, Pengusaha Hotel tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Usaha Hotel dikenakan sanksi pembatasan kegiatan usaha.
  5. Apabila dalam jangka waktu 60 (enam puluh) hari kerja setelah dikenakan sanksi pembatasan kegiatan usaha, Pengusaha Hotel tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (4), Usaha Hotel dikenakan sanksi pembekuan usaha

Langkah-Langkah Pendaftaran SUH dan Pelaksanaan Penilaian Mandiri Terdiri dari 4 Tahapan

  1. Tahap Persiapan.
  2. Tahap Persiapan Lanjutan.
  3. Tahap Pelaksanaan.
  4. Tahap Akhir

1. TAHAP PERSIAPAN Persiapan yang perlu dilakukan oleh pihak hotel sebelum dilakukannya penilaian mandiri oleh PT. GAMA Management Consulting antara lain adalah:

  1. Mengisi atau melengkapi aplikasi pendaftaran untuk penilaian mandiri.
  2. Mengisi atau melengkapi formulir persyaratan dasar hotel.
  3. Mengisi atau melengkapi kriteria mutlak untuk hotel bintang maupun non bintang

2. TAHAP PERSIAPAN LANJUTAN PT. GAMA Management Consulting bekerjasama dengan pihak hotel akan mempersiapkan dokumen-dokumen yang nantinya akan dibutuhkan oleh Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata (LSU Pariwisata) untuk dilakukan audit terhadap hotel tersebut. Dokumen-dokumen yang akan disiapkan antara lain adalah:

  1. Mempersiapkan jadwal pelaksanaan penilaian mandiri.
  2. Mempersiapkan dokumen hotel yang relevan dan nantinya akan dibutuhkan oleh LSU Pariwisata untuk melakukan audit sertifikasi Standar Usaha Hotel.

3. TAHAP PELAKSANAAN Setelah seluruh dokumen yang diperlukan telah disiapkan oleh pihak hotel dan PT. GAMA Management Consulting maka, Tim PT. GAMA Management Consulting akan melakukan penilaian mandiri terhadap hotel tersebut. Adapun tahap pelaksanaan yang dilakukan oleh PT. GAMA Management Consulting antara lain adalah:

  1. Melakukan penilaian terhadap kriteria tidak mutlak yang ada di lingkungan hotel. Terdapat 3 aspek yang akan dinilai antara lain adalah:
  • Aspek Produk
  • Aspek Pelayanan
  • Aspek Pengelolaan
  1. Tim PT. GAMA Management Consulting akan memberikan penilaian terhadap 3 aspek diatas sesuai dengan kondisi yang ada pada saat penilaian.
  2. Tim PT. GAMA Management Consulting akan membuat rekapitulasi penilian mandiri tentang standar usaha hotel dengan memberikan nilai yang sesuai dengan keadaan hotel.
  3. Tim Penilaian mandiri dari PT. GAMA Management Consulting akan memberikan laporan terkait dengan hasil penilaian yang dilakukan oleh PT. GAMA Management Consulting.
  4. Jika dalam penilaian terdapat kekurangan atau tidak sesuai dengan harapan, maka pihak hotel bekerjasama dengan PT. GAMA Management Consulting akan melakukan perbaikan terhadap kekurangan tersebut untuk mencapai nilai yang maksimal.
  5. Setelah pihak hotel melakukan perbaikan terhadap kekurangan tersebut, maka Tim penilaian mandiri dari PT. GAMA Management Consulting akan membuat laporan baru yang nantinya akan digunakan sebagai acuan bagi LSU Pariwisata dalam melakukan Audit terhadap hotel tersebut.

4. TAHAP AKHIR

Setelah seluruh tahapan dilakukan maka, PT. GAMA Management Consulting akan membuat persiapan yang nantinya akan diperlukan oleh LSU Pariwisata untuk melakukan audit terhadap hotel tersebut.

Adapun persiapan yang akan dilakukan oleh PT. GAMA Management Consulting anatara lain adalah:

  1. Menyiapkan formulir yang diperlukan oleh LSU Pariwisata seperti:
  1. Aplikasi pendafataran yang sudah terisi.
  2. Formulir persyaratan dasar hotel yang sudah terisi.
  3. Kriteria mutlak hotel bintang maupun non bintang yang sudah terisi.
  1. Mempersiapkan dokumen-dokumen yang telah dibuat oleh pihak hotel dengan PT. GAMA Management Consulting.
  2. Mempersiapkan hasil rekapitulasi penilaian mandiri yang telah dilakukan oleh PT. GAMA Management consulting.
  3. Mempersiapkan laporan hasil penilaian mandiri yang telah dilakukan oleh PT. GAMA Management Consulting.